Membersamai Mahasiswa UM Bima dengan Materi Islam dan IPTEKS
Dalam upaya mengembangkan wawasan keislaman dan keilmuan mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Bima (UM Bima) mengadakan sesi pembelajaran yang mengintegrasikan Islam dan Ilmu Pengetahuan serta Teknologi (IPTEKS). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai relevansi ajaran Islam dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi modern.
Sebagai fasilitator dalam kegiatan ini, Dr. Abdul Munir, M.Pd.I., memberikan materi yang menekankan pentingnya integrasi antara ilmu agama dan ilmu pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa Islam tidak hanya mendorong umatnya untuk memahami ajaran agama secara mendalam, tetapi juga untuk mengembangkan ilmu pengetahuan demi kemaslahatan umat.
“Islam adalah agama yang sangat menjunjung tinggi ilmu pengetahuan. Sejak zaman keemasan Islam, banyak ilmuwan Muslim yang memberikan kontribusi besar dalam berbagai bidang, seperti kedokteran, matematika, astronomi, dan filsafat. Oleh karena itu, mahasiswa harus mampu mengembangkan potensi keilmuan mereka dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam,” ungkap Dr. Abdul Munir.
Para mahasiswa yang mengikuti sesi ini menyampaikan antusiasme dan apresiasi mereka terhadap materi yang disampaikan. Mereka merasa mendapatkan wawasan baru mengenai bagaimana Islam dan IPTEKS dapat berjalan beriringan dalam menciptakan solusi bagi tantangan zaman modern.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen UM Bima dalam mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga berkarakter Islami. Dengan adanya integrasi Islam dan IPTEKS dalam kurikulum, diharapkan mahasiswa mampu menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan bagi masyarakat, baik di tingkat lokal maupun global.
Komentar
Posting Komentar
Silakan titip komentar anda..